Results 1 to 10 of 10

Thread: Adat Tana Toraja : Mayat Berjalan Sendiri

  1. #1

    Adat Tana Toraja : Mayat Berjalan Sendiri

    keknya mirip banget nih sama jutsu "Edo Tensei"

    Di Kg Toradja (Indonesia) terdapat satu ilmu yg luar biasa dimana mereka boleh menjadikan mayat berjalan pulang ke rumah sendiri.
    kejadian berlaku disebuah daerah pendalaman Indonesia yg berbukit bukau. Jika ada kematian di kg Toradja maka mayat itu akan diberi kuasa hipnotisme supaya simati boleh pulang berjalan kaki dan hanya berhenti bila sampai dirumahnya. kuasa ini dibuat supaya tidak menyusahkan orang kg dari mengurus mayat tersebut.
    Gile punya ilmu hitam


    [ Saksi ]Sebagai orang Toraja asli, saya sangat sering ditanya oleh teman2 tentang uniknya kebudayaan Tana toraja khususnya tentang fenomena mayat berjalan. saya sendiri lahir dan tumbuh besar di Tana Toraja sehingga saya mengetahui tentang adat & kebudayaan di Tana Toraja walaupun tidak menguasai secara keseluruhan tentang asal usul dan segala macam tetek bengek adat Toraja.
    Cerita mayat berjalan sudah ada sejak dahulu kala. ratusan tahun yang lalu konon terjadi perang saudara di Tana toraja yakni orang Toraja Barat berperang melawan orang Toraja Timur. dalam peperangan tersebut orang Toraja Barat kalah telak karena sebagian besar dari mereka tewas, tetapi pada saat akan pulang ke kampung mereka seluruh mayat orang Toraja Barat berjalan, sedangkan orang Toraja Timur walaupun hanya sedikit yang tewas tetapi mereka menggotong mayat saudara mereka yang mati, karena kejadian tersebut maka peperangan tersebut dianggap seri. pada keturunan selanjutnya orang-orang Toraja sering menguburkan mayatnya dengan cara mayat tersebut berjalan sendiri ke liang kuburnya.
    Fenomena “Mayat berjalan” itu saya sendiri pernah menyaksikannya secara langsung. kejadian tersebut terjadi sekitar tahun 1992 (saya baru kelas 3 SD). pada saat itu di desa saya ada seorang bernama Pongbarrak yang ibunya meninggal. seperti adat orang Toraja sang mayat tidak langsung dikuburkan tetapi masih harus melalui prosesi adat penguburan (rambu solo’). saat itu setelah dimandikan mayat sang ibu diletakkan di tempat tidur dalam sebuah kamar khusus sebelum dimasukkan kedalam peti jenasah. pada malam ketiga seluruh keluarga berkumpul untuk membicarakan bagaimana prosesi pemakaman yang akan dilaksanakan nanti. saat itu saya duduk di teras rumah maklum anak-anak jadi suka mondar mandir. namun setelah rapat selesai (sekitar jam 10 malam), tiba-tiba ada kegaduhan dalam rumah dimana beberapa ibu-ibu berteriak -teriak. karena penasaran saya berusaha melongok ke dalam rumah dan astaga sang mayat berjalan keluar dari dalam kamar, kontan saja saya dan teman2 saya berteriak histeris dan berlari menuruni tangga. saya berlari dan mendapatkan ayah saya sambil histeris ketakutan. setelah itu saya langsung dibawa pulang kerumah oleh ayah dan saya tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Keesokan harinya kejadian tersebut rupanya cukup heboh diperbincangkan oleh warga dan informasi yang saya dengar bahwa Pongbarrak yang melakukan hal tersebut. konon dia iseng aja untuk membuat lelucon pada malam itu.
    Pada zaman sekarang sudah sangat jarang orang Toraja yang mempraktekkan hal tersebut walaupun masih banyak generasi yang memiliki ilmu seperti itu. akan tetapi mereka masih sering mempraktekkannya pada binatang seperti ayam atau kerbau yang diadu dalam keadaan leher terputus. Binatang seperti kerbau yang sudah dipotong kepalanya dan dikuliti habispun, masih bisa dibuat berdiri dan berlari kencang, mengamuk kesana sini

    originally posted by iq1c47 @kaskus
    cengengesan..

  2. #2
    maaf saya asli sulsel dan kayaknya infonya sedikit salah degh kaka
    bukan ke rumah atau ke liang kubur mereka sendiri tapi
    ke gunung tempat peristrahatan
    yang sring di sebut kuburan gantung

    dan biaya adat pemakaman di toraja ini tidak sedikit :D
    dan memang di toraja sangat kental dengan magis

  3. #3
    iyah, kental banget ama magis.
    liat aja tuh adhemo, ghaib banget kan orangnya..
    hehehe..kidding :p

  4. #4
    Academy Ninja
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    5
    saya rasa ilmu semacam itu sudah punah..........padahal harus dilestarikan......

  5. #5
    wiiiwww keren..kayak yang ada di payon dungeon

  6. #6
    @rey itu belum pusnah kok :D di daerah tanah toraja masih selalu berlangsung
    tapi masalah hanya pada biaya acara adat tersebut yang memakan biaya bahkan kadang sampai ratusan juta

    @aa eza wakakaka biasa ajah aaa ini .......

    @desmon keren kata katanya http://img705.imageshack.us/img705/9693/cover1if.jpg

  7. #7
    Academy Ninja
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Balikpapan
    Posts
    2
    gue orang toraja

  8. #8
    tapi kasian mayatnya kadang harus menunggu sampai setahun untuk di kubur di kubur gantung, soalnya biayanya ga sedikit, prosesinya banyak banget.

  9. #9
    Genin abhiexking's Avatar
    Join Date
    May 2011
    Location
    Bogorgakure, Depokgakure, Jakartagakure & Tanggeranggakure
    Posts
    467
    Edo Tensei No Jutsu... ilmu ini banyak dikatakan sihir karena menyimpang dari ajaran agama

  10. #10
    Chuunin NilaiTiPe's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Kertas Ujian
    Posts
    1,534
    ane kira ceritanya dari Mezaluna, eh ternyata ambil dari orang lain, salah sangka ane

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •